Tuesday, December 13, 2011

Menghadiri BlackBerry DevCon Asia 2011 di Singapura

Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk menghadiri acara BlackBerry DevCon Asia 2011 yang diadakan di Singapura. Bertempat di Suntec Exhibition International itu dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta dari berbagai kawasan Asia termasuk Indonesia.

Acara ini merupakan BlackBerry DevCon kedua yang diadakan di Asia, sebelumnya pada Januari 2011 lalu RIM juga telah mengadakan acara yang sama di Bali, Indonesia. Acara BlackBerry DevCon 2011 yang diselenggarakan dari tanggal 7 - 8 Desember 2011 ini awalnya akan diadakan di Bangkok, Thailand namun karena bencana banjir yang melanda Bangkok akhirnya RIM memindahkan acara tersebut ke Singapura dengan tanggal pelaksanaan yang sama.


Ada banyak hal menarik yang saya dapatkan selama mengikuti perhelatan tersebut, selain bisa mendapat kenalan dan pengealaman baru, saya juga bisa mengetahui isu-isu terhangat mengenai rencana RIM untuk tahun-tahun kedepan, seperti misalnya kehadiran BlackBerry 10 yang segera diluncurkan untuk beberapa waktu mendatang, BlackBerry 10 ini merupakan nama baru untuk BBX, sebuah sisten operasi baru yang dikembangkan RIM yang merupakan kolaborasi dari OS BlackBerry (smartphone) dan QNX (PlayBook tablet). Namun karena nama BBX telah menjadi nama senuah perusahaan di Mexico akhirnya RIM mengganti nama menjadi BlackBerry 10 dimana X adalah merupakan angka romawi dari 10.

Saya juga sempat mewawancara beberapa orang pejabat RIM yakni Gregory M. Wade dan juga Christopher Smith. Wade memiliki jabatan sebagai Regional Managing Director RIM untuk Asia, sedangkan Christopher Smith adalah Director, BlackBerry Developer Platform RIM. Selain pada acara itu hadir pula karyawan RIM lainnya seperti Alec Saunders, Geoge Staikos dan CEO dan founder dari sponsor seperti Adobe, Menoo, Wikitude dan yang lainnya.

Perhelatan BlackBerry DevCon Asia kali ini begitu terasa berbeda karena sepertinya RIM telah mengemasnya secara apik, para peserta telah dikirimi e-mail mengenai informasi dan langkah-kangkah apa saja yang harus dilakukan selama mengikuti acara tersebut, bahkan RIM telah merilis aplikasi khusus untuk para peserta yang ingin mengatur jadwal serta mendapatkan informasi apa saja dari acara ini.

Tanggal 7 malam diadakan 'pesta' untuk para peserta yang penuh keakraban, ytentu disertai dengan disediakannya makanan dan minuman yang berlimpah, selain ada juga meja billiar, temporarry tatoo gratis berbentuk Logo dan tulisan BlackBerry, Live musi dengan DJ wanita, main game dan juga sulap. Di acara tersebut, saya sempat memainkan beberapa game dari PlayBook yang dipasang pada TV LCD layar besar dan karena itu saya mendapatkan kaos BlackBerry Jam Session. O iya, peserta juga telah diberikan kaos hitam yang dibubuhi barcode dari PIN masing-masing pengguna, untuk bisa mendapatkan kaos ini peserta diharuskan melakukan registrasi dan mencantumkan nomor PIN melalui e-mail yang dikirm beberapa hari sebelum hari 'H', Alhamdulillah saya bisa mendapatkan kaos tersebut, karena belakangan saya mendapat kabar bahwa tidak semua peserta bisa mendapatkan kaos dengan barcode PIN mereka.

Bagian menarik lain yang mungkin tidak akan pernah terlupakan oleh para peserta adalah bahwa RIM telah menyiapkan 1,000 buah PlayBook yang dibagikan secara cuma-cuma untuk seluruh peserta. Ada dua jenis PlayBook yang semuanya memiliki kapasitas penyimpanan 16GB, model pertama adalah PlayBook standar dimana pengguna diharuskan mengunduh OS terlebih dahulu dan model yang kedua adalah PlayBook yang sudah diisi dengan OS 2.0 Beta, dimana perangkat ini lebih ditujukan untuk para pengembang karena telah dijejali dengan beberapa program yang dibutuhkan oleh para pengembang aplikasi. Saya sendiri memilih PlayBook versi 1.0 dan langsung mengunduh OS-nya dengan koneksi Internet supercepat melalui jaringan M1.

Sungguh sebuah pengalaman berharga dan menyenangkan bisa menghadiri perhelatan BlackBerry DevCon Asia dan melakukan liputan selama disana, beberapa hasil liputan dan foto-foto selama berada di acara tersebut bisa dilihat pada tautan di bawah ini:

No comments: